Burner

Api burner tidak stabil — penyebab yang paling sering ditemukan

Api yang tidak stabil jarang berarti burner-nya rusak. Lebih sering itu tanda bahwa perbandingan udara dan bahan bakar sudah bergeser dari titik yang benar — dan pergeseran itu terjadi perlahan, tanpa ada momen yang bisa ditunjuk sebagai awalnya.

PT Dirani Tech Ekatama · Spesialis boiler sejak 2007

Rumah burner diayun terbuka — kepala pembakar, nosel, dan elektroda terlihat, beserta jelaga yang menempel di dalam blast tube
Rumah burner diayun terbuka — kepala pembakar, nosel, dan elektroda terlihat, beserta jelaga yang menempel di dalam blast tube

Apa yang sebenarnya Anda lihat

Sebelum mencari penyebab, perhatikan bentuk gangguannya. Nyala yang bergoyang terus-menerus berbeda penyebabnya dari nyala yang padam mendadak lalu menyala lagi, dan berbeda lagi dari nyala yang warnanya berubah tetapi bentuknya tetap.

Api yang kekuningan dan berasap menunjukkan udara kurang. Api yang terlalu pendek, kebiruan, dan terdengar kasar menunjukkan udara berlebih. Keduanya membuang bahan bakar, dengan cara yang berbeda.

Api yang terangkat menjauh dari kepala pembakaran biasanya berhubungan dengan kecepatan udara yang terlalu tinggi atau tekanan bahan bakar yang tidak sesuai.

Penyebab pada sisi udara

Damper udara bergeser. Getaran dan panas membuat setelan damper berubah perlahan. Ini penyebab yang paling sering, dan yang paling mudah diperbaiki bila terdeteksi.

Saringan udara masuk tersumbat. Debu pabrik menumpuk pada saringan dan mengurangi pasokan udara tanpa ada yang menyadarinya.

Kipas melemah. Bilah yang kotor, bantalan yang aus, atau putaran yang turun mengurangi udara yang masuk.

Tarikan cerobong berubah. Cerobong yang tersumbat, atau penambahan peralatan pada jalur gas buang seperti economizer, mengubah tarikan dan ikut mengubah pembakaran.

Penyebab pada sisi bahan bakar

Tekanan bahan bakar turun. Filter tersumbat, regulator melemah, atau pasokan gas turun saat beban pabrik sedang tinggi. Kalau gangguannya muncul hanya di jam tertentu, ini kecurigaan pertama.

Nozzle aus atau tersumbat pada burner solar. Lubang yang membesar atau sebagian tersumbat mengubah pola semprotan, dan api mengikuti perubahan itu.

Mutu bahan bakar berubah. Solar dengan kandungan air, atau gas dengan tekanan dan komposisi yang berbeda dari sebelumnya.

Pemanas bahan bakar bermasalah pada unit yang memakai minyak berat, sehingga kekentalannya tidak sesuai saat masuk ke nozzle.

Penyebab pada sisi kepala pembakaran

Diffuser kotor atau berubah bentuk. Bagian ini yang mengatur pencampuran udara dan bahan bakar, dan letaknya persis di titik paling panas.

Penumpukan jelaga pada kepala pembakaran, yang mengubah aliran udara di titik nyala.

Posisi kepala pembakaran bergeser terhadap lubang furnace setelah pekerjaan sebelumnya.

Kenapa penyetelan harus diukur, bukan dikira

Api yang terlihat bagus belum tentu efisien. Mata tidak bisa membedakan pembakaran dengan kelebihan udara dua puluh persen dari yang lima persen — padahal selisihnya terbaca jelas di tagihan bahan bakar sepanjang tahun.

Yang diukur adalah kandungan oksigen pada gas buang, suhu gas buang, dan efisiensi pembakaran. Dari ketiganya baru bisa ditentukan apakah setelannya sudah benar.

Pengukuran dilakukan pada beberapa titik beban, bukan hanya pada beban penuh. Burner yang efisien pada beban penuh bisa sangat boros pada beban rendah, dan sebagian besar boiler menghabiskan waktunya justru di beban menengah.

Angka sebelum dan sesudah penyetelan sebaiknya disimpan. Itu yang membuat Anda bisa menilai sendiri apakah pekerjaannya berhasil, dan jadi pembanding untuk pemeriksaan berikutnya.

Ringkasnya

  • Bentuk gangguannya menunjukkan penyebabnya — bergoyang, padam mendadak, dan berubah warna berbeda asalnya.
  • Damper yang bergeser dan filter udara tersumbat adalah penyebab yang paling sering.
  • Api yang terlihat bagus belum tentu efisien; mata tidak bisa mengukur kelebihan udara.
  • Penyetelan diukur pada beberapa titik beban, bukan hanya pada beban penuh.

Api burner Anda tidak stabil?

Kami periksa sisi udara, bahan bakar, dan kepala pembakaran, lalu setel ulang dengan analisa gas buang. Angka sebelum dan sesudah kami serahkan tertulis.

Chat WhatsApp Lihat layanan