Perbedaan mendasarnya
Pada fire tube boiler, gas panas hasil pembakaran mengalir di dalam pipa, sementara air berada di luar pipa mengelilinginya. Seluruh badan boiler berupa bejana besar berisi air.
Pada water tube boiler, kebalikannya: air mengalir di dalam pipa, sementara gas panas menyelimuti pipa dari luar.
Pertukaran posisi ini yang menjelaskan hampir semua perbedaan lainnya.
Kapasitas dan tekanan
Fire tube boiler menyimpan air dalam jumlah besar di satu bejana. Semakin tinggi tekanan yang diinginkan, semakin tebal dinding bejana itu harus dibuat — dan ada batas praktis di mana hal ini tidak lagi ekonomis.
Water tube boiler membagi air ke dalam banyak pipa berdiameter kecil. Pipa kecil jauh lebih mudah menahan tekanan tinggi, sehingga jenis ini lazim dipakai untuk kapasitas besar dan tekanan tinggi, termasuk pembangkit listrik.
Kecepatan menghasilkan uap
Karena isi airnya banyak, fire tube boiler lebih lambat mencapai tekanan kerja saat dinyalakan dari dingin. Sisi baiknya, volume air yang besar membuatnya lebih stabil menghadapi lonjakan permintaan uap yang mendadak.
Water tube boiler lebih cepat menghasilkan uap karena air yang perlu dipanaskan lebih sedikit, tetapi lebih peka terhadap perubahan beban dan menuntut pengendalian yang lebih ketat.
Sisi keselamatan
Fire tube boiler menyimpan lebih banyak air panas bertekanan dalam satu wadah. Bila terjadi kegagalan besar, energi yang dilepaskan lebih besar pula.
Water tube boiler menyimpan lebih sedikit air pada tiap pipa, sehingga kegagalan satu pipa umumnya berdampak lebih terbatas. Ini salah satu alasan jenis ini dipilih untuk tekanan tinggi.
Perawatan
Pada fire tube boiler, kerak menumpuk di sisi luar pipa dan permukaan dalam bejana — dibersihkan dari sisi air melalui manhole dan handhole. Jelaga menumpuk di dalam pipa, dan dibersihkan dengan sikat dari sisi tube sheet.
Pada water tube boiler, kerak menumpuk di dalam pipa, sehingga pembersihannya menuntut pendekatan berbeda dan sering memerlukan pembersihan kimia.
Water tube boiler juga jauh lebih peka terhadap kualitas air. Pipa berdiameter kecil lebih cepat tersumbat oleh endapan, dan akibatnya lebih cepat parah.
Mana yang cocok
Untuk kebutuhan uap proses pada pabrik makanan, tekstil, farmasi, dan sejenisnya dengan kapasitas menengah, fire tube boiler umumnya lebih sederhana, lebih murah, dan lebih toleran.
Untuk kapasitas besar, tekanan tinggi, atau kebutuhan uap yang berubah cepat, water tube boiler biasanya jawabannya.
Yang pasti, keputusan ini tidak layak diambil dari katalog. Ia dihitung dari kebutuhan uap nyata, pola operasi, dan bahan bakar yang tersedia di lokasi Anda.
Ringkasnya
- Fire tube: gas di dalam pipa, air di luar. Water tube: kebalikannya.
- Water tube lebih cocok untuk tekanan tinggi dan kapasitas besar.
- Fire tube lebih stabil menghadapi lonjakan beban mendadak.
- Water tube jauh lebih peka terhadap kualitas air umpan.
Sedang mempertimbangkan boiler baru?
Kami hitung kapasitas dan jenisnya dari kebutuhan uap pabrik Anda, bukan dari katalog.
Chat WhatsApp Jual boiler baru Yuanda